Pengaruh Motivasi Mahasiswa Bekerja dan Tidak Bekerja Terhadap Kemandirian (Studi pada Mahasiswa Fakultas Dakwah UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi)

Main Article Content

Sumartin Sumartin

Abstract

Penelitian ini di latarbelakangi oleh fenomena beberapa mahasiswa yang bekerja dan beberapa mahasiswa yang tidak sambil bekerja. Masa sekarang adalah masa yang penuh dengan persaingan di berbagai aspek dan bidang kehidupan termasuk di dalamnya bidang pekerjaan. Kesempatan untuk mendapatkan pekerjaan akan lebih mudah bila seorang pencari kerja mempunyai latar belakang pendidikan yang tinggi, hal tersebut disebabkan karena melalui pendidikan, individu akan mampu meningkatkan kualitas sumber daya manusia. Oleh sebab itu seorang tenaga kerja harus menempuh pendidikan di seluruh perguruan tinggi atau Universitas, pendidikan tinggi yang berkualitas dengan hasil yang memuaskan sangat diharapkan oleh seluruh mahasiswa. Namun di zaman krisis seperti sekarang ini, biaya pendidikan sangatlah mahal dan belum tentu sebanding dengan hasilnya sehingga hal tersebut memunculkan suatu fenomena yang telah berkembang luas dan telah menyebar dikalangan mahasiswa yaitu banyak mahasiswa yang kuliah sambil bekerja. Universitas Islam Negeri (UIN) Sulthan Thaha Saifuddin Jambi  peneliti ambil sebagai contoh khusus


Pendekatan penelitian yang  penulis gunakan pendekatan deskriptif  kuantitatif. metode penelitian kuantitatif adalah suatu proses untuk mendapatkan kejelasan mengenai hasil yang ingin diketahui, adapun data yang diperoleh adalah dai hasil penyebaran angket kepada mahasiswa yang sambil bekerja dan tidak sambil bekerja, kemudian data di tabulasi dan di olah dengan  pendekatan korelasi yang bertujuan untuk mengetahui ada tidaknya pengaruh atau hubungan antara motivasi mahasiswa/i dalam perkuliahan baik yang sambil bekerja maupun yang tidak sambil bekerja terhadap kemandirian mahasiswa/i. Tekhnik korelasi yang digunakan adalah korelasi product moment.


Hasilnya penulis menemukan bahwa motivasi kuliah mahasiswa sambil bekerja yaitu berjumlah rata-rata 60,72 lebih rendah dibandingkan dengan motivasi kuliah mahaiswa tidak sambil bekerja yaitu berjumlah rata-rata 61,45. Kemandirian mahasiswa sambil bekerja yaitu berjumlah rata-rata 60,28 lebih tinggi dibandingkan dengan kemandirian mahasiswa tidak sambil bekerja yaitu berjumlah rata-rata 59,03. Pengaruh motivasi kuliah terhadap kemandirian mahasiswa sambil bekerja yaitu 0,3892 lebih rendah dibandingkan dengan pengaruh motivasi kuliah terhadap kemandirian mahasiswa tidak sambil bekerja yaitu 0,4101. Hal tersebut menunjukkan bahwa terdapat hubungan positif antara motivasi kuliah dan kemandirian mahasiswa. Artinya jika motivasi kuliah rendah maka kemandirian mahasiswa rendah.

Article Details

Section
Bimbingan dan Konseling