Pengaruh Pernikahan Usia Dini Terhadap Keharmonisan Keluarga di Desa Penerokan, Kecamatan Bajubang, Kabupaten Batanghari

Main Article Content

Kurniawan Kurniawan

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh Pendapat pernikahan dini atau pernikahan dibawah umur ini tidak dibenarkan dalam undang-undang. Sementara itu dari fisiologis dan psikologis Emosi yang tidak stabil tentu akan berdampak kesehatan dan keharmonisan keluarga yang bersangkutan. Sementara itu organ reproduksi yang dipaksa matang sebelum waktunya sangat tidak baik untuk perkembangan ibu dan bayi, sehingga menyebabkan tingginya angka kematian ibu dan bayi di Indonesia, sementara itu di desa tempat penelitian ini banyak Terjad pernikahan dini.


Pendekatan yang digunakan adalah pendekatan kualitatif-deskriptif eksplanatoris, dengan menekankan pada sumber data lapangan sebagai data primer, serta literatur sebagai sumber kedua sekunder. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik observasi, wawancara dan dokumentasi dengan teknik analisis data reduksi data (data reduction), penyajian data (data display) dan penarikan kesimpulan.


Hasil dari penelitian ini menemukan bahwa: Pertama, faktor penyebab terjadinya pernikahan usia dini di Desa Penerokan Kecamatan Bajubang Kabupaten Batanghari, Jambi adalah faktor ekonomi, faktor pendidikan, faktor orang tua, faktor media massa, internet dan kurangnya pengawasan orang tua, faktor kecelakaan, faktor melanggengkan hubungan; Kedua, pengaruh pernikahan usia dini terhadap keharmonisan keluarga di Desa Penerokan Kecamatan Bajubang Kabupaten Batanghari, Jambi dapat dilihat dari sisi sosial, sisi ekonomi, sisi psikologi, sisi kesehatan; Ketiga, pandangan masyarakat terhadap pernikah dini di Desa Penerokan Kecamatan Bajubang Kabupaten Batanghari, Jambi berbeda-beda ada yang setuju dan tidak mempermasalahkan pernikahan usia dini, namun ada juga yang tidak menyujutui.

Article Details

Section
Bimbingan dan Konseling